Cara Mudah Mengenal Jenis Kulit Wajah

Cara Mudah Mengenal Jenis Kulit Wajah - Kulit wajah merupakan salah satu bagian organ kulit pada tubuh kita yang paling peka, karena segala sesuatu yang terjadi pada kulit secara keseluruhan akan diserap oleh tubuh kita. Sebagai informasi pengetahuan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang kulit wajah, diantaranya:
  • Kulit mencakup kurang lebih 15 % dari berat tubuh kita secara keseluruhan, dimana kulit merupakan organ terbesar dan mendominasi dalam tubuh kita.
  • Pada setiap inci kulit terdiri dari 65 helai rambut (bulu) dan 100 kelenjar minyak.
  • Bagian kelopak mata, merupakan bagian yang paling tipis diantara bagian-bagian kulit lainnya hanya sekitar 0,05 mm.
Cara Mudah Mengenal Jenis Kulit Wajah
Jenis kulit wajah normal.

Agar dapat mengenal dan merawat kulit wajah dengan baik, maka ada baiknya Anda mengetahui tentang struktur kulit terlebih dahulu. Dengan mengenalnya lapisan-lapisan kulit, maka Anda akan mudah melakukan perawatan yang tepat dan menjaga setiap lapisan kulit tersebut. Kulit mempunyai bagian anatomi yang sangat beragam. Pada bagian terluar, kulit secara terus-menerus memperbaiki diri, agar fungsinya sebagai pertahanan pertama dari pengaruh yang disebabkan oleh lingkungan luar dapat berjalan dengan baik dan optimal.

Lapisan Kulit Manusia

Secara garis besar, kulit manusia terdiri dari dua lapisan utama, yaitu:

1. Lapisan Epidermis 

Lapisan ini merupakan lapisan atas dari kulit yang terdiri dari sel-sel dan secara terus-menerus berkembang, membelah serta bergerak ke permukaan. Pada saat mencapai permukaan kulit, sel ini kemudian akan mati sepenuhnya karena sebagai bentuk proteksi tubuh kita terhadap lingkungan luar.
Terdapat beberapa lapisan penting dalam lapisan epidermis ini, yaitu :
  1. Stratum Corneum, yaitu : Suatu bagian lapisan yang berfungsi untuk menjaga elastisitas (kekenyalan) pada kulit dan menyaring serta mencegah sel-sel kontak dengan mikroorganisme, toksin atau bahan kimia yang dapat merusak kulit.
  2. Stratum Germinatum, yaitu : Suatu proses pembelahan aktif yang terjadi pada malam hari dari jam 00.00 – 04.00 pagi, sehingga kita tahu alasannya mengapa wajah kita memerlukan cream malam, salah satunya yaitu untuk memberi nutrisi bagi metabolisme sel kulit kita.
  3. Melanocyt, yaitu : Sel yang memproduksi melanin sebagai pemberi warna pada kulit dan melindungi DNA kita agar tidak terjadinya mutasi yang disebabkan oleh pengaruh radiasi sinar matahari. Maka dari pada itu, sangat diperlukan sekali pemakaian sunscreen yang tepat sehingga kulit akan mempunyai daya kerja maksimal dan dapat bertahan lama di lapisan Corneum yang mampu memantulkan kembali sinar matahari dengan kandungan SPF yang sesuai.

2. Lapisan Dermis

Merupakan lapisan yang berada tepat di bawah epidermis. Pada bagian dermis ini terdapat fibroblast, yang secara terus menerus akan memproduksi kolagen dan elastin yang berfungsi untuk menggantikan kolagen dan elastin yang telah rusak akibat pengaruh dari lingkungan luar ( debu, karbondioksida, sinar matahari dan sebagainya ).
Dalam lapisan dermis terdapat dua lapisan utama, yaitu :
  1. Kelenjar Minyak, yaitu : Kelenjar yang berfungsi menghasilkan minyak dan melumasi mermukaan kulit sehingga membuat kulit kita menjadi halus dan lembut, serta dapat membentuk sistem pertahanan pada kulit kita dari kadar penyerapan air yang berlebihan.
  2. Serat Elastin dan Kolagen, yaitu : Suatu bagian yang terbentuk dari jaringan protein, dan dapat mengurangi atau membuat kerutan kulit kembali ke bentuk semula. Jika kadar protein dalam tubuh kita berkurang, maka akan menyebabkan kulit kita menjadi kurang elastis dan mudah mengendur hingga timbul kerutan-kerutan atau istilah lain yang sering kita dengar yaitu penuaan dini.
Sudahkan Anda mengetahui jenis kulit wajah Anda sendiri?

Ciri-ciri Jenis Kulit Wajah Normal

Adapun ciri-ciri jenis kulit wajah normal adalah sebagi berikut:
  • Stratum Corneum yang lembut, sintal dan memiliki ukuran pori-pori kecil,
  • Menampilkan kecerahan warna kulit wajah yang sesungguhnya,
  • Senantiasa kulit wajah kenyal dan kencang,
  • Memiliki kelembaban pada kulit wajah yang cukup,
  • Memiliki elastisitas kulit wajah yang bagus, lembut, dan padat saat disentuh,
  • Minyak yang dikeluarkan pada kulit wajah seimbang, tidak berlebihan maupun kekurangan.

Ciri-ciri Jenis Kulit Wajah Berminyak

Adapun ciri-ciri jenis kulit wajah normal adalah sebagi berikut:
  • Stratum Corneum pada kulit wajah terlihat berkilat dan berlapis tebal, dengan pori-pori cukup besar sehingga mudah menyerap kotoran seperti iritasi debu,
  • Kelenjar minyak pada kulit wajah sangat produktif, sehingga tidak mampu mengontrol jumlah minyak yang harus dikeluarkan jika lapisannya tertutup oleh kotoran atau debu.
Debu atau kosmetik dapat menyebabkan sumbatan kelenjar pada kulit wajah sehingga terjadi pembengkakan jerawat. Produksi minyak yang berlebih pada kulit wajah biasanya disalurkan melalui folikel-folikel rambut, kotoran atau sel kulit mati yang jika tidak dibersihkan akan menyumbat saluran ini sehingga minyak yang keluar akan tertumpuk menjadi komedo. Untuk mencegah timbulnya komedo dan jerawat pada kulit wajah, maka pilihlah produk kosmetik yang sesuai dengan kulit wajah Anda.

Ciri-ciri Jenis Kulit Wajah Kering

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
  • Kelenjar minyak pada pagian bawah kulit tidak memberi cukup lubrikasi untuk kulit wajah bagaian atas sehingga kulit wajah akan mengalami kekeringan,
  • Kandungan lemak pada kulit wajah sangat sedikit, sehingga mudah terjadi penuaan dini seperti keriput dan kulit terlihat lelah (kusam),
  • Kulit wajah halus tetapi dengan mudah menjadi kasar dan terlihat kusam,
  • Tidak terlihat minyak berlebih pada daerah “T” ( dahi, hidung, dan dagu ) di kulit wajah,
  • Mudah timbul kerutan, noda hitam dan bersisik pada kulit wajah.
Selalu gunakan pelembab yang sesuai untuk kulit wajah kering, akan lebih baik jika pelembab tersebut mengandung tabir surya sehingga akan menjaga kulit wajah Anda.

Ciri-ciri Jenis Kulit Wajah Kombinasi

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
  • Pada jenis kulit ini produksi air dan minyak dari kelenjar minyak tidak seimbang pada daerah-daerah tertentu terutama daerah T-zone pada kulit wajah,
  • Minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak ini menyebabkan kulit wajah menjadi berkilat, berpori-pori menjadi lebar serta sering menimbulkan komedo,
  • Tekstur kulit wajah sesuai jenisnya. Untuk kulit wajah di area berminyak akan terjadi penebalan, sedangkan di area normal atau kering kulit wajah akan terlihat tipis,
  • Kadar minyak di kulit wajah tidak merata.
Perawatan jenis kulit wajah kombinasi memerlukan perawatan khusus, untuk area kulit berminyak di rawat dengan perawatan untuk kulit wajah berminyak, sedangkan area kulit kering atau normal dirawat sesuai jenis kulit wajah tersebut.

Ciri-ciri Jenis Kulit Wajah Sensitif

Ciri-ciri jenis kulit ini adalah sebagai berikut:
  • Warna lebih terang dan kulit wajah lebih halus,
  • Kulit wajah kering pada daerah tertentu,
  • Mudah bereaksi negatif terhadap kosmetik yang tidak cocok dengan kulit wajah, debu, polusi maupun kotoran walau hanya sedikit saja ( timbul gatal, bentol merah, dan muncul rasa terbakar ),
  • Pembuluh darah kapiler dan ujung saraf berada sangat dekat dengan permukaan kulit atas, sehingga kulit wajah mudah terlihat kemerahan.
Kulit wajah ini lebih tipis dari jenis kulit lainnya. Sehingga, sangat peka sekali terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan iritasi pada kulit wajah, karena itu  gunakan kosmetik yang telah terpercaya dan teruji secara klinis ( clinically tested ).

Demikianlah beberapa cara mudah untuk mengenal jenis kulit wajah yang Anda miliki, dan semoga bermanfaat.

0 Response to Cara Mudah Mengenal Jenis Kulit Wajah

Posting Komentar